01 09
Bagaimana Memilih Bahan Hardscape yang Tepat
Ubin, kerikil dan bahan hardscape kayu. Michael Wells / Getty Images Hardscape sama pentingnya dengan ruang hidup di luar rumah sebagai softscape, yaitu benda hijau hidup (tanaman) di halaman Anda. Berat atau ringan, formal atau informal, besar atau kecil, alami atau buatan manusia (faux), hardscaping membantu taman dengan menambahkan keseimbangan dan fokus. Ini berfungsi sebagai titik fokus, menggambarkan, menambahkan dimensi, dan membantu menghias lanskap.
Sebuah taman tanpa hardscape kehilangan sesuatu. Bayangkan pemandangan tanpa kerikil, batu, arbors, gazebo, dinding, batu bata, atau kayu. Tumbuhan dan pohon akan menjadi hutan yang tak pernah berhenti tumbuh liar.
Di antara elemen lansekap yang dianggap hardscaping:
- Patios
- Dek
- Pool Surrounds
- Paths
- Struktur Taman, seperti arbors, pergola dan gazebo
- Dinding dan pagar
- Batu dan batu
- Lanskap merayap
Temukan jenis bahan hardscape yang paling mudah digunakan dan paling populer.
02 09
Bata
Manusia menerapkan merayap ke jalan batu bata yang baru dibangun. Dorling Kindersley / Getty Images Lihatlah ke sekeliling: batu bata telah ada selama berabad-abad, sebagai bahan untuk bangunan, jalan, jalur, dinding dan semua jenis struktur. Batu bata memiliki pola khusus , yang dapat membuat permukaan tampak lebih formal atau informal. Batu bata bekas saat ini merupakan jenis material yang populer, lingkungan, dan digunakan kembali untuk proyek-proyek outdoor.
03 09
Penghiasan Komposit
Decking AZEK arbor. AZEK Decking yang tidak terbuat dari kayu asli atau aluminium dianggap penghiasan komposit. Ini dibuat untuk bertahan, dan tidak akan serpihan, penolak serangga, menolak jamur dan membusuk, memberikan traksi yang sangat baik (berarti Anda tidak mungkin tergelincir) dan tidak perlu diampelas dan disegel kembali.
Kedengarannya sempurna, kecuali itu bisa mahal bagi mereka yang memiliki anggaran. Penghiasan komposit adalah bahan hardscaping ramah lingkungan karena sebagian besar merek terbuat dari serat kayu dan plastik daur ulang.
04 09
Beton
Truk beton (semen) dan kru konstruksi menuangkan beton di jalan masuk perumahan. Beton ditempatkan dalam bentuk dengan beton. Bob Pool / Getty Images Beton tidak harus polos, lempengan dingin: bisa diwarnai, dicap, diberi tekstur dan disematkan dengan bahan lain, seperti batu kerikil dan kaca laut. Bahkan, Anda mungkin ingin mengingat ini untuk teras beton atau proyek jalur Anda; beton bertekstur atau dekoratif kurang licin daripada halus, polos.
Sementara do-it-yourselfers pasti bisa menuangkan teras beton, itu tidak selalu mudah dan merupakan sesuatu yang ingin Anda dekati dengan setidaknya beberapa pengetahuan konkrit. Jika tidak, hubungi profesional yang tahu apa yang dia lakukan.
05 09
Bahan yang longgar
Kerikil hitam dan putih di jalan. Cláudio Policarpo / EyeEm / Getty Images Kerikil kacang , batu sungai Meksiko, batu-batu kecil, kerikil, mulsa karet daur ulang, dan kaca daur ulang semuanya dianggap sebagai hardscaping material lepas. Pikirkanlah seperti ini: jika sebuah material digunakan sebagai permukaan lansekap dan tidak hijau, hidup, tumbuh lansekap, maka mungkin akan dianggap hardscaping.
06 09
Pavers
Manusia meletakkan paver untuk teras. Chris Henderson / Getty Images Pavers dapat dibuat dari berbagai material — paver yang paling populer adalah beton, batu bata, dan batu bendera. Menempatkan pavers bisa menjadi proyek yang cukup sederhana pada skala DIY, asalkan Anda membangun perbatasan permanen untuk menghindari pergeseran dan geser. Pavers biasanya dipasang di atas kerikil kacang dan pasir tempat tidur, tetapi dapat ditempatkan pada DE (tanah diatom), kotoran atau rumput., Kotoran atau rumput.
- 10 Pertimbangan Saat Memilih Bahan Paving
07 09
Batu
Teras batu dan tangga di Notting Hill, London, taman. Pedro Silmon / Getty Images Batu alam atau batu nisan adalah pilihan yang populer dan menarik untuk teras luar ruangan, halaman dan area lain yang membutuhkan hardscaping. Jika menggunakan batu alam, Anda akan berhadapan dengan tonjolan, tonjolan, dan ketinggian serta berat yang bervariasi. Potongan-potongan batu tidak beraturan memiliki tampilan yang lebih sederhana, sedangkan potongan, bentuk geometris lebih formal.
Batu atau batu nisan dapat ditempatkan di atas dasar kerikil pasir atau kacang, atau mortir ke dalam lempengan beton.
- Pro dan Kontra Menggunakan Batu Alam
08 09
Ubin
Langkah ubin Saltillo dengan anak tangga keramik. Lisa Hallett Taylor Seperti batu bata, ubin sudah ada sejak lama, dan tidak hanya untuk aplikasi dalam ruangan. Ketika memilih keramik atau jenis ubin apa pun untuk teras atau halaman luar, ingatlah bahwa ubin kaca bisa menjadi licin saat basah. Ubin luar ruangan dinilai untuk berbagai iklim, jadi pastikan untuk memilih salah satu yang sesuai dengan zona Anda, terutama jika Anda memesan secara online.
Ubin keramik harus diatur di tempat tidur mortir di atas lempengan beton. Ubin yang terbuat dari bahan daur ulang adalah pilihan lingkungan.
09 09
Kayu
Tukang kayu membangun dek kayu di luar ruangan. Claes Torstensson / Getty Images Kayu adalah hal yang nyata dan telah lama menjadi bahan pilihan untuk dek luar. Ketersediaan bervariasi berdasarkan lokasi — kayu lokal akan lebih murah daripada kayu keras eksotis yang diimpor. Meskipun pemeliharaan dapat menjadi masalah — ya, Anda harus terus melakukannya — banyak orang lebih menyukai tampilan yang hangat, kaya, dan nuansa alami kayu.