Apakah Anda tahu bebek melakukan lebih banyak daripada dukun?
Dukun di mana-mana selalu dikaitkan dengan bebek, tetapi itik sebenarnya membuat banyak suara vokal dan non-vokal lainnya. Mengenali suara bebek membuat penting untuk birding oleh telinga setiap kali unggas air yang indah ini terlibat.
Suara Bebek Vokal
"Dukun" yang sudah dikenal yang dikaitkan dengan semua bebek biasanya adalah dukun wanita mallard, meskipun banyak itik betina berkecimpung membuat suara kwek yang sama. Dukun bukan satu-satunya suara dalam kosa kata bebek.
Meskipun itik umumnya tidak bernyanyi, mereka dapat melakukan berbagai vokalisasi, termasuk:
- Honks
- Whistles
- Berderit
- Grunts
- Erangan
- Hisses
- Geraman
- Teriakan
- Chatters
- Croaks
- Purrs
- Peeps
- Coos
- Barks
- Sighs
Sama seperti orang yang lewat memiliki suara yang berbeda untuk lagu pacaran, menangkis penyusup, menunjukkan stres atau meminta makanan, satu bebek mungkin juga memiliki banyak suara dalam kosakatanya. Pitch, irama, volume, ketajaman, nafas, jumlah pengulangan dan kualitas suara lainnya juga dapat bervariasi tergantung pada situasi, spesies, usia dan jenis kelamin burung. Misalnya, nestlings umumnya memiliki suara yang lebih tenang, lebih rileks, vokalisasi yang lebih mendesak saat mereka meminta makanan. Di sisi lain, panggilan alarm bebek dewasa umumnya lebih nyaring dan lebih keras untuk memperingatkan bebek lain untuk ancaman potensial.
Suara Bebek Non-Vokal
Bebek dewasa sering diam, tetapi hanya karena mereka tidak bersuara bukan berarti mereka tidak membuat kebisingan.
Ada beberapa suara suara non-suara yang dapat terlihat dan bermanfaat bagi birders, seperti:
- Percikan lembut, gemeresik saat bebek menyaring tagihannya di sepanjang permukaan air.
- Berdesir daun, rumput dan sikat sebagai bebek mencari makanan di darat.
- Percikan yang lebih keras dibuat saat bebek berjalan di sepanjang air untuk lepas landas.
- Percikan panjang dan halus dari seekor bebek meluncur untuk mendarat di atas air.
- Thumps, desir dan peluit sayap bebek dalam penerbangan.
- Patahan kaki berselaput di permukaan yang berbeda, seperti lumpur, kerikil, pasir basah, aspal atau beton.
Masing-masing suara ini dapat menjadi petunjuk tentang perilaku bebek, yang pada gilirannya dapat membantu untuk identifikasi yang tepat dari spesies itik individu.
Tips untuk Birding By Ear With Ducks
Setiap suara burung dapat berguna untuk identifikasi, dan birders yang ingin mengasah birding mereka dengan keterampilan telinga di mana unggas air terlibat harus mencoba:
- Mendengarkan dengan hati-hati itik yang diidentifikasi secara positif, seperti itik yang dikenal di kolam lokal. Ini akan membantu birders belajar mengidentifikasi dengan lebih baik spesies umum tersebut dan mencatat ketika suara lain terdengar yang akan menunjukkan pengunjung yang tidak biasa.
- Mempelajari panggilan bebek secara online atau melalui berbagai rekaman suara burung, termasuk panggilan berburu yang ditujukan untuk spesies bebek tertentu. Berlatih dengan suara-suara tersebut dapat sangat berguna ketika migrasi itik mungkin tidak dekat sepanjang tahun untuk mendengarkan di lapangan.
- Mengunjungi aviary lokal, kebun raya, pertanian, kebun binatang atau fasilitas lain yang merupakan rumah bagi spesies bebek yang berbeda dan mendengarkan panggilan mereka dan suara lainnya. Hindari fasilitas yang berspesialisasi dalam breed bebek domestik, karena bunyi mereka berbeda dengan burung liar.
- Menghadiri kontes memanggil bebek di mana peserta dapat memperagakan panggilan dari spesies bebek yang berbeda. Kontes ini mungkin juga memiliki peserta menunjukkan perbedaan antara berbagai jenis panggilan, seperti panggilan alarm atau suara pacaran.
Meskipun dapat tergoda untuk menggunakan panggilan bebek sebagai satu-satunya petunjuk identifikasi, itu bisa sangat menantang untuk membedakan bebek yang berbeda dengan suara saja, dan bahkan birders berpengalaman mungkin tertipu oleh suara bebek yang unik. Seperti halnya identifikasi burung, sebaiknya menggunakan berbagai petunjuk untuk mengidentifikasi burung secara positif, termasuk tidak hanya suara, tetapi juga bulu, ukuran, perilaku, jangkauan dan karakteristik lainnya.
Burung Lain Itu Quack
Salah satu hal yang paling sulit untuk dicatat tentang suara bebek adalah bebek bukan satu-satunya burung yang ber-kwek. Karena itik memiliki susunan bunyi yang berbeda dalam kosa kata mereka, suara mereka dapat terdengar mirip dengan banyak jenis burung lainnya, termasuk anggota lain dari keluarga Anatidae, angsa dan angsa.
Derek, kuntul, pelikan, burung kormoran dan bahkan beberapa burung raptor dapat membuat suara yang sama dan dapat membingungkan bebek. Di daerah dengan populasi bebek vokal yang besar, mimik burung yang terampil bahkan dapat memasukkan suara seperti bebek ke dalam repertoar mereka.
Sementara legenda urban bahwa dukun bebek tidak akan bergema salah, memang benar bahwa itik membuat banyak bunyi selain kwek. Birders yang akrab dengan suara-suara itu akan jauh lebih siap untuk mengidentifikasi bebek dengan baik dan menikmati semua suara mereka yang bervariasi.