Ada banyak bahaya yang terkait dengan listrik. Sengatan yang tidak disengaja dapat menyebabkan luka bakar yang parah, kerusakan pada organ dalam, dan bahkan kematian. Yang menarik, aspek yang paling berbahaya dari sengatan listrik adalah arus listrik, bukan voltase. Tegangan dan arus listrik adalah dua ukuran arus listrik atau aliran elektron. Tegangan adalah ukuran tekanan yang memungkinkan elektron mengalir, sementara ampere adalah ukuran volume elektron.
Arus listrik pada 1.000 volt tidak lebih mematikan daripada arus pada 100 volt, tetapi perubahan kecil dalam arus listrik dapat berarti perbedaan antara hidup dan mati.
Efek Amperage pada Sengatan Listrik
Jumlah ampere yang berbeda mempengaruhi tubuh manusia dengan cara yang berbeda. Daftar berikut ini menjelaskan beberapa efek paling umum dari sengatan listrik pada berbagai level ampere. Untuk memahami jumlah yang terlibat, milliampere (mA) adalah seperseribu ampere atau amp. Sirkuit rumah tangga standar yang memasok stop kontak dan switch Anda membawa 15 atau 20 amp (15.000 atau 20.000 mA).
- 1-10 mA
Sedikit atau tidak ada kejutan listrik yang dirasakan. - 10-20 mA
Shock yang menyakitkan, tetapi kontrol otot tidak hilang. - 20-75 mA
Kejutan serius, termasuk sentakan menyakitkan dan hilangnya kontrol otot; korban tidak bisa melepaskan kawat atau sumber kejutan lain. - 75-100 mA
Fibrilasi ventrikular (kedutan ventrikel yang tidak terkoordinasi) dari jantung dapat terjadi.
- 100-200 mA
Fibrilasi ventrikel terjadi, sering mengakibatkan kematian. - Lebih dari 200 mA
Luka bakar yang parah dan kontraksi otot yang parah terjadi. Organ internal bisa rusak. Jantung dapat berhenti karena otot dada memberikan tekanan ke jantung, tetapi efek klem ini dapat mencegah fibrilasi ventrikel, sangat meningkatkan kemungkinan bertahan hidup jika korban dikeluarkan dari sirkuit listrik.
Tetap Aman di Sekitar Listrik
Cara terbaik untuk mencegah sengatan listrik adalah mengikuti prosedur keselamatan standar untuk semua pekerjaan listrik. Berikut adalah beberapa aturan keselamatan dasar yang paling penting:
- Matikan Daya
Selalu matikan listrik ke sirkuit atau perangkat yang akan Anda kerjakan. Cara yang paling dapat diandalkan untuk mematikan daya adalah mematikan pemutus sirkuit (s) di panel servis rumah (kotak pemutus). - Tes untuk Kekuasaan
Setelah memutar pemutus rangkaian, periksa kabel atau perangkat yang akan Anda kerjakan dengan penguji tegangan non-kontak untuk memastikan daya mati. Ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan Anda mematikan sirkuit yang benar! - Gunakan Insulated Ladders
Jangan pernah menggunakan tangga aluminium untuk pekerjaan listrik. Selalu gunakan tangga fiberglass terisolasi untuk membuat Anda tetap aman. - Tetap kering
Hindari area basah saat bekerja di sekitar listrik. Jika Anda berada di luar ruangan dalam kondisi lembab atau basah, kenakan sepatu bot karet dan sarung tangan untuk mengurangi kemungkinan tersetrum. Pasang alat-alat listrik dan peralatan ke outlet GFCI (ground-fault circuit interrupter) atau kabel ekstensi GFCI. Keringkan tangan Anda sebelum mengambil kabel apa pun. - Peringatan Posting
Jika Anda sedang mengerjakan panel servis atau sirkuit, tempatkan label peringatan di muka panel untuk memperingatkan orang lain agar tidak menyalakan sirkuit apa pun. Sebelum menyalakan kembali daya, pastikan tidak ada orang lain yang berhubungan dengan sirkuit.