Visi adalah indera burung yang paling akut, dan burung memiliki warna yang tajam yang sangat penting untuk mencari makan, berkembang biak dan banyak lagi. Memahami bagaimana burung melihat warna dapat membantu birders memanfaatkan rasa itu untuk lebih menghargai dan menarik burung.
Apa Warna Burung Lihat
Burung melihat lebih banyak warna daripada manusia dalam beberapa cara. Tidak hanya burung yang mampu memahami warna-warna yang sudah dikenal serta bagian dari spektrum ultraviolet yang tidak terlihat oleh mata manusia, tetapi mereka juga memiliki ketajaman visual yang lebih baik untuk menentukan perbedaan halus antara nuansa warna yang sama, gradasi yang tidak dapat dilihat oleh manusia.
Sel-sel di mata bertanggung jawab untuk deteksi warna - kerucut - diposisikan di retina, dan burung memiliki empat jenis kerucut daripada tiga manusia. Jumlah kerucut yang tepat bervariasi pada setiap spesies burung tetapi biasanya lebih tinggi daripada manusia dan mamalia lainnya.
Burung diurnal yang aktif di siang hari memiliki warna warna terbaik. Mengamati warna yang berbeda tidak begitu penting untuk burung malam hari, dan banyak burung yang paling aktif di malam hari memiliki jumlah sel punca yang lebih banyak di mata mereka, yang memungkinkan mereka menangkap lebih banyak cahaya dan melihat lebih baik dalam kondisi cahaya rendah, meskipun mereka tidak lihat warna dengan jelas.
Mengapa UV Light Matters
Mampu melihat sinar UV adalah aspek penting dari bagaimana burung melihat warna. Selama beberapa dekade, ahli ornitologi berasumsi bahwa burung melihat warna yang sama dengan manusia, dan banyak aspek perilaku burung tidak dapat dijelaskan sampai kepekaan burung terhadap sinar UV terwujud.
Kemampuan untuk melihat sinar ultraviolet mengubah persepsi burung memiliki banyak objek, meskipun manusia mungkin tidak melihat perbedaan itu.
- Makanan : Beberapa buah beri dan buah-buahan lainnya memiliki lapisan lilin yang memantulkan sinar UV, membuatnya menonjol secara mencolok melawan dedaunan hijau. Burung dapat melihat buah lebih jelas, membuat makan lebih mudah. Beberapa serangga juga memantulkan sinar UV, dan bunga-bunga tertentu juga akan memberikan burung keuntungan yang berbeda untuk menemukan sumber makanan tersebut.
- Prey : Raptors menggunakan sinar UV untuk melacak mangsanya, karena percikan air kencing dan jejak tikus, tikus, dan hewan pengerat lainnya digunakan untuk menandai wilayah mereka terlihat cemerlang dalam sinar ultraviolet. Hal ini memungkinkan burung pemangsa untuk menentukan dengan tepat di mana mangsa berada untuk perburuan yang lebih efisien, bahkan ketika mangsa mungkin tidak terlihat sendiri.
- Bulu : Spesies yang mungkin tidak tampak dimorfik pada manusia mungkin terlihat sangat berbeda dalam sinar UV. Payudara biru laki-laki, misalnya, memiliki mahkota yang menonjol yang terlihat di bawah sinar UV, meskipun jenis kelaminnya mirip dengan manusia. Burung tidak kesulitan membedakannya, dan dapat menggunakan tanda UV tersebut untuk membantu memilih pasangan, mempertahankan teritori atau membedakan burung individu.
- Telur : Beberapa telur induk parasit , meskipun memiliki warna dan tanda yang terlihat serupa, terlihat sangat berbeda dari telur burung inang di bawah sinar UV, memberi burung kemampuan untuk mengetahui kapan telur itu bukan telur mereka sendiri dan memungkinkan mereka menolak interloper. Meskipun tidak semua spesies yang menjadi induk induk parasit akan menolak telur yang tidak diinginkan, pola UV dapat menjadi faktor bagi mereka yang melakukannya.
Panjang gelombang penyaringan
Tidak hanya burung dapat melihat sinar ultraviolet, tetapi mereka melihat warna yang terlihat lebih jelas daripada manusia. Setiap kerucut di mata burung memiliki setetes minyak di dalamnya yang selektif menyaring warna-warna tertentu, memberikan burung kepekaan yang lebih besar untuk nuansa warna yang berbeda.
Hal ini memungkinkan burung untuk lebih mudah melihat kontras di sekitarnya, mungkin melihat melalui kamuflase mangsa atau burung lain, misalnya. Jenis penyaringan atau polarisasi ini juga berguna untuk burung pelagis, yang memungkinkan mereka untuk melihat lebih dalam ke dalam air daripada yang diyakini sebelumnya, yang dapat membantu mereka menemukan sumber makanan dan mangsa yang sesuai.
Menggunakan Sense Warna Burung
Memahami bagaimana burung melihat warna lebih dari sekadar bidang studi yang menarik bagi ahli burung. Perkembangan yang berbeda telah menggunakan sense warna burung untuk meningkatkan peralatan birding dan alat-alat birding halaman belakang, seperti:
- Menambahkan sifat reflektif UV ke decals jendela untuk lebih efektif mencegah tabrakan jendela burung tanpa menghalangi pandangan.
- Merancang kerah kucing yang memantulkan sinar UV dan dapat membuat pemangsa ini lebih mudah terlihat oleh burung.
- Mengobati tas atau pakaian lapangan untuk tidak memantulkan sinar UV, menciptakan kamuflase yang lebih efektif untuk gigi birding.
- Merancang pengumpan burung dengan pola UV yang dapat menangkap minat burung dan menarik mereka untuk mengunjungi pengumpan burung baru dengan lebih mudah.
Lebih banyak penelitian diperlukan untuk benar-benar memahami bagaimana burung melihat warna, tetapi karena setiap penemuan baru dibuat, ahli ornitologi dan birders dapat menggunakan pengetahuan itu untuk belajar tentang burung dan menikmatinya dengan lebih efektif.