Sebelas Tips Renovasi Kamar Mandi

Kamar mandi adalah tempat nomor satu yang disukai para pemilik rumah untuk direnovasi, bahkan lebih dari dapur. Salah satu alasan mengapa kamar mandi lebih sering direnovasi daripada dapur adalah karena ruangnya lebih kecil dan biasanya Anda akan menghabiskan lebih sedikit untuk proyek renovasi kamar mandi dengan uang lebih sedikit daripada proyek dapur.

Berikut adalah beberapa tips renovasi kamar mandi dasar untuk membantu Anda dengan merombak Anda:

  1. Recess It - Untuk tampilan yang lebih tua, pertimbangkan built-in seperti piring sabun tersembunyi, lemari obat, dan bahkan pemegang toilet roll.
  1. Lantai - Lantai kayu bukanlah jenis material lantai terbaik untuk kamar mandi , dari sudut pandang praktis, tetapi mereka menanamkan kamar mandi dengan karakter yang hebat. Lantai kayu yang benar-benar disegel dan bernoda cukup tahan lama untuk penggunaan kamar mandi biasa.
  2. Ukuran dengan Warna - Untuk membuat kamar mandi kecil terlihat lebih besar, pastikan bahwa palet warna Anda tetap dalam spektrum warna putih-ke-krim.
  3. Think Lighting - Sangat ironis bahwa, di sebuah ruangan di mana orang-orang perlu secara visual memeriksa rambut dan wajah mereka, pencahayaan biasanya sangat redup dan hanya terkonsentrasi di satu titik — yaitu, dari langit-langit fixture. Paling tidak, pertimbangkan untuk menambahkan pencahayaan di sekitar cermin kamar mandi dalam bentuk sconce.
  4. Perlengkapan dan Warna - Gunakan perlengkapan berwarna putih atau krem ​​(yaitu, toilet dan bak mandi) adalah bahwa perlengkapan berwarna cenderung terlihat sangat kuno setelah hanya beberapa tahun. Dan sementara itu adalah mungkin untuk mengganti toilet dengan sedikit usaha, Anda akan memiliki masalah penghancuran dan biaya yang cukup besar yang terlibat dengan mengganti pancuran atau bak mandi.
  1. Dim Lighting untuk Mood - Perangkat yang sangat sederhana yang dapat menambah mood ke kamar mandi Anda adalah saklar dimmer. Saklar dimmer sangat cocok untuk mandi santai larut malam.
  2. Potongan Tambahan - Jika ruang memungkinkan, banyak dekorator rumah merekomendasikan memiliki satu bagian yang berdiri sendiri seperti kursi atau lemari dekoratif sebagai elemen desain. Untuk mengimbangi ruang itu, Anda dapat mengundurkan diri dari elemen praktis lainnya seperti tutup atau hanya memindahkan keranjang ke ruangan lain. Potongan "dekoratif" ini, tentu saja, juga dapat digunakan secara praktis sebagai tempat untuk menyimpan handuk, sabun, atau barang-barang kecil lainnya.
  1. Lebih Banyak Tempat untuk Menggantung Benda - Kait adalah cara termudah untuk menambahkan “luas permukaan” ke kamar mandi tanpa benar-benar menambahkan luas permukaan meja nyata. Kait dapat digunakan untuk segalanya mulai dari pakaian hingga jubah mandi hingga handuk.
  2. Posisi Toilet - Salah satu tip feng shui: tidak pernah memiliki toilet diposisikan sehingga menghadap pintu. Meskipun saya belum menemukan ini untuk menjadi masalah, saya berulang kali mendengar para ahli merekomendasikan bahwa toilet diposisikan sembilan puluh derajat ke pintu atau setidaknya beberapa meter dari pintu.
  3. Cermin - Kebanyakan orang berpikir tentang cermin di kamar mandi hanya untuk tujuan memeriksa riasan atau menata rambut. Tetapi penting juga untuk memikirkan cermin di kamar mandi sebagai elemen desain yang memperluas ruangan secara visual dan menambahkan cahaya ke ruangan. Banyak pemilik rumah ingin menambahkan cermin kedua, selain yang utama dekat terletak di atas wastafel kamar mandi.
  4. Wall Protection and Beautification - Beadboard memiliki dua fungsi besar. Pertama, ia menciptakan tampilan antik dan sangat mudah dipasang. Kedua, beadboard melakukan fungsi yang sangat berharga untuk melindungi bagian bawah dinding dari percikan air yang tak terelakkan yang terjadi di kamar mandi dari bak mandi atau pancuran. Lapisan cat berbahan dasar minyak yang baik memastikan bahwa beadboard praktis tahan terhadap kelembapan.