Gagasan untuk dekorasi, kerajinan, hadiah, dan lainnya untuk menjadikan liburan istimewa
Selama bulan kesembilan dari kalender Islam, umat Islam di seluruh dunia merayakan Ramadhan, bulan suci refleksi spiritual, puasa, dan pengorbanan.
Jika Anda merayakan dengan anak-anak, berikut adalah beberapa informasi Ramadan untuk dibagikan, bersama dengan beberapa ide untuk melibatkan anak-anak Anda dalam pengalaman liburan.
Tentang Ramadan
Selama Ramadhan, orang-orang yang beragama Islam cepat pada siang hari. Mereka biasanya bangun sebelum matahari terbit untuk makan kecil dan kemudian tidak makan lagi sampai matahari terbenam di malam hari.
Kata "Ramadhan" sendiri berasal dari akar kata ramdhaa, yang berarti "panas matahari yang sangat kuat," menurut Muslim Matters.
Hukum Islam menyatakan bahwa anak-anak yang belum mencapai pubertas tidak diharuskan untuk berpuasa. Beberapa keluarga memiliki anak-anak mereka ikut serta dalam puasa, atau mereka menemukan cara lain untuk mengajari anak-anak mereka tentang pengabdian, kemurahan hati, niat baik, dan pengendalian diri.
Setelah 30 hari berkorban, umat Muslim mengadakan perayaan puasa selama tiga hari yang disebut Idul Fitri. Seringkali, anak-anak Muslim menerima hadiah dan menikmati suguhan selama festival itu.
Apakah keluarga Anda memutuskan untuk meminta anak-anak Anda berpartisipasi dalam puasa, melakukan semi-puasa atau tidak berpuasa sama sekali, berikut beberapa cara lain bagi anak-anak untuk menghormati Ramadhan:
Baca Buku Anak Tentang Ramadhan
Ahli Memasak Timur Tengah, Saad Fayed, merekomendasikan lima buku Ramadhan untuk anak-anak (usia 4-8), termasuk Ramadhan Pertama Saya oleh Karen Katz dan Merayakan Ramadhan oleh Diane Hoyt-Goldsmith (untuk anak-anak yang lebih tua).
Hiasi Rumah Anda untuk Ramadhan
Keluarga Muslim terkadang menghiasi rumah mereka dengan bintang dan bulan sabit selama Ramadan dan Idul Fitri. Anda dapat menggantung versi kertas makhluk surgawi ini di sekitar rumah, atau menggantung lampu berkelap-kelip putih di kamar anak-anak Anda.
Bantu membangun kegembiraan untuk Idul Fitri dengan menampilkan hitungan mundur ke festival di rumah Anda.
Setiap hari, anak-anak dapat menambahkan atau mencoret nomor dari kalender saat Ramadhan berlangsung.
Ajarkan Anak Anda Salam Ramadhan yang Tepat
Selama Ramadhan, umat Muslim menyapa satu sama lain dengan mengatakan, "Ramadhan Mubarak." Ucapan ini, yang berarti "diberkati Ramadhan," hanyalah satu cara tradisional bahwa orang-orang menyambut teman-teman dan orang yang lewat pada waktu yang kudus ini. Ajarkan anak-anak Anda ini dan salam Ramadhan lainnya yang dapat mereka gunakan.
Libatkan Anak-Anak Anda dalam Persiapan
Minta anak-anak Anda untuk membantu Anda membuat makanan setiap malam selama Ramadhan. Saad Fayed menyediakan resep ini untuk makanan Ramadhan tradisional yang dapat Anda dan anak Anda persiapkan bersama.
Buat Kerajinan Terinspirasi Ramadhan
Berikut ini beberapa kerajinan yang dapat Anda buat dengan anak-anak Anda untuk menghormati Ramadhan:
- Dorong anak-anak Anda untuk menabung uang bagi yang membutuhkan selama bulan Ramadhan dan menjadikan bank makanan ini sebagai pengingat. Di akhir bulan Ramadhan, gunakan uang untuk membeli makanan bagi yang membutuhkan.
- Karpet tempa magnet
- Boneka benang muslim
Halaman mewarnai Ramadhan:
- Pola Islam.
- Gambar masjid sederhana.
- Anak laki-laki di atas sajadah.
- Beberapa gambar Islam.
Rayakan Girgian
Di pertengahan Ramadhan, anak-anak Muslim sering berdandan mengenakan kostum atau pakaian tradisional dan pergi dari pintu ke pintu mengumpulkan permen dan uang dari teman dan tetangga.
Perayaan itu disebut Girgian, yang berarti "campuran hal-hal."
Nikmati Idul Fitri yang Meriah dan Menyenangkan
Berikut beberapa cara untuk merayakan:
- Cat henna di tangan anak-anak Anda.
- Berikan hadiah berupa pakaian, mainan atau uang.
- Tukarkan kartu buatan tangan dan hadiah.
- Hiasi rumah Anda dengan cara yang meriah, seperti dengan spanduk dan balon.
- Tuan rumah barbekyu piknik atau halaman belakang .
- Hadiri perayaan kembang api atau nyalakan kembang api kecil di luar rumah Anda, jika itu legal di daerah Anda.
Namun keluarga Anda memilih untuk merayakan Ramadan, Kul 'am wa enta bi-khair!