Identifikasi Pelatuk dengan Cepat, Mudah dan Akurat
Pelatuk adalah burung yang indah, tetapi sayangnya untuk birders banyak spesies pelatuk terlihat sangat mirip. Dengan memahami secara tepat apa tanda lapangan yang harus dicari dan petunjuk lain untuk mengidentifikasi burung-burung ini, akan tetapi, mudah untuk membedakan mana burung pelatuk itu.
Peralatan Identifikasi Pelatuk
Memiliki peralatan yang tepat sangat penting untuk mengidentifikasi burung apa pun, termasuk burung pelatuk. Alat terbaik untuk mengidentifikasi pelatuk termasuk:
- Optik : Birding binoculars adalah alat yang ideal untuk mendapatkan pemandangan burung-burung yang baik dan dekat. Teropong harus memiliki lubang besar untuk menerima banyak cahaya di hutan yang teduh, dan perbesaran yang lebih kuat sering lebih disukai sehingga detail kecil dari bulu burung pelatuk menjadi jelas. Karena ini adalah burung aktif di hutan lebat, bercak lingkup tidak begitu berguna.
- Panduan Lapangan : Sebagian besar panduan lapangan mencakup bagian yang didedikasikan untuk pelatuk, dan mencari panduan yang menawarkan gambar dari berbagai jenis kelamin dan pose burung adalah yang terbaik. Peta jarak juga berguna, dan karena banyak dari burung-burung ini mirip, panduan lapangan yang mengelompokkan pelatuk oleh penampilan dapat membantu untuk identifikasi yang lebih cepat.
- Rekaman : Birding oleh telinga berguna untuk mengidentifikasi pelatuk ketika birders akrab dengan pola drum yang berbeda. Saat menggunakan rekaman di lapangan kontroversial , berlatih dengan rekaman drum woodpecker bisa menjadi latihan yang baik untuk identifikasi mudah.
Mengidentifikasi Pelatuk oleh Penglihatan
Dengan latihan, birders dapat dengan mudah belajar mengidentifikasi burung pelatuk berdasarkan tanda lapangan. Postur tegak dan perilaku menempel pada batang pohon atau cabang dan memasang bersama adalah petunjuk pertama bahwa burung adalah pelatuk, tetapi untuk mengidentifikasi spesies yang tepat, cari:
- Ukuran : Seberapa besar burung dibandingkan dengan pohon atau cabang yang bertengger di atas? Bagaimana kepala dan leher membandingkan secara proporsional dengan tubuh?
- Bulu : Apa warna yang paling menonjol di bulu burung? Apakah ada tambalan warna di bagian belakang atau sayap? Apakah ada goresan, pembatasan, atau bercak?
- Tanda Kepala : Apakah burung memiliki garis-garis pipi, alis, garis kumis, atau bercak pipi? Pola warna apa yang ada di wajah? Apa warna dahi, tenggorokan, topi, dan tengkuk ? Apakah burung itu memiliki lambang ?
- Bagian bawah : Apakah bagian depan polos, dilarang, dinodai, atau digores? Apakah ada pencucian warna di dada atau perut bagian bawah? Apakah burung itu memiliki bib?
- Bill : Berapa lama tagihannya dibandingkan dengan kepala burung? Warna apa ini? Berapa ketebalan tagihan?
- Kembali : Apakah burung itu berwarna kekuningan atau tidak memiliki patch putih? Apakah ada batasan, goresan, atau striping di belakang?
- Sayap : Apakah tambalan atau tanda sayap terlihat ketika burung itu bertengger? Apa pola sayap burung dalam penerbangan?
Sementara birders jarang akan dapat melihat semua tanda lapangan pelatuk sekaligus, mengamati burung dengan hati-hati dapat mengungkapkan cukup petunjuk untuk identifikasi positif.
Cara Lain untuk Mengidentifikasi Pelatuk
Jika tidak mungkin untuk memastikan identitas burung pelatuk hanya dengan melihat burung itu, ada petunjuk lain yang perlu dipertimbangkan untuk mencari tahu burung mana itu.
- Suara : Sementara burung pelatuk tidak bernyanyi, permainan drum mereka sama khasnya dengan lagu apa pun. Dengarkan tempo, pitch, dan frekuensi drum untuk membantu menentukan pola yang dapat mengidentifikasi burung. Mendengarkan dengan saksama juga dapat membantu birders lebih mudah menemukan burung untuk melihatnya lebih baik.
- Rentang dan Habitat : Kebanyakan burung pelatuk tinggal dalam kisaran umum sepanjang tahun. Mengetahui pelatuk mana yang kemungkinan berada dalam kisaran tertentu dapat membantu identifikasi karena tidak ada burung migran yang perlu dipertimbangkan. Selain itu, beberapa burung lebih menyukai pohon yang lebih besar dan lebih tua, sedangkan pelatuk lainnya memiliki preferensi habitat yang berbeda atau mungkin lebih sering terlihat pada jenis hutan tertentu atau pada ketinggian tertentu.
- Lubang : Birders yang beruntung melihat pelatuk menggali lubang dapat menggunakan lubang itu untuk membantu menentukan spesies burung. Pelatuk yang berbeda mengebor ukuran dan bentuk lubang yang berbeda, dan bagaimana lubang-lubang itu disusun, baik sebagai rongga, dalam tunggal atau deretan lubang seragam yang lebih kecil, adalah petunjuk tentang burung-burung yang mengebor mereka.
- Perilaku Makan : Jika seekor burung dapat diamati cukup lama, birders dapat menggunakan perilakunya sebagai petunjuk untuk burung apa itu. Pelatuk berbeda mencari makan secara berbeda, dengan sedikit mematuk sedikit saja untuk mendapatkan serangga permukaan dari kulit kayu sementara burung lain mengorek di bawah kulit kayu atau bahkan mengupasnya untuk mencari makanan. Jenis makanan, seperti serangga, kacang, atau buah , juga bisa menjadi petunjuk tentang identitas burung pelatuk.
Dengan mempelajari tidak hanya bagaimana burung pelatuk terlihat tetapi juga bagaimana mereka terdengar, di mana mereka hidup, dan bagaimana mereka berperilaku, birders dapat belajar mengidentifikasi spesies burung pelatuk yang berbeda dengan mudah.